MAKASSAR – Pelaksanaan Kongres Nasional II Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) resmi dimulai pada Selasa (26/7/2025) di Four Points Hotel Makassar. Rangkaian kegiatan kongres diawali dengan International Collaboration Forum (ICF) dan 3rd International Economics and Business Conference (IECON) 2025, sebagai wujud komitmen AFEB PTMA untuk mendorong dan memfasilitasi internasionalisasi program akademik di lingkungan perguruan tinggi anggota.
Saat ini terdapat 64 PTMA yang memiliki bidang studi Ekonomi dan Bisnis. Dalam forum ICF tahun ini, AFEB PTMA menghadirkan tiga mitra luar negeri untuk menjalin kerja sama internasional di bidang akademik, yakni UniSiRaj Malaysia, CPA Australia, dan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM).
Rektor UniSiRaj, yang hadir langsung bersama dua dekan fakultasnya, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 35 PTMA anggota AFEB. Sementara itu, CPA Australia juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan 31 dekan AFEB PTMA sebagai langkah konkret penguatan jejaring akademik internasional.
Komitmen Internasionalisasi
Ketua Umum AFEB PTMA, Prof. Rizal Yaya, menegaskan bahwa kegiatan kolaborasi internasional ini merupakan bagian penting dari strategi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di lingkungan PTMA.
“Forum internasional ini bukan hanya seremoni penandatanganan kerja sama, tetapi juga menjadi pintu bagi pertukaran dosen, mahasiswa, serta pengembangan program double degree dengan mitra global,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa agenda ICF dan IECON 2025 juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas riset dan mendorong publikasi ilmiah bertaraf internasional.
Apresiasi Unismuh Makassar
Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Rakhim Nanda, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan rangkaian kongres dan konferensi internasional tersebut.
“Ini merupakan pengakuan sekaligus tantangan bagi FEB Unismuh Makassar untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring internasional, dan berkontribusi dalam penguatan ekonomi digital di kawasan Timur Indonesia,” ungkapnya.
Agenda Strategis
Dekan FEB Unismuh Makassar, Dr. Edi Jusriadi, menguraikan bahwa IECON 2025 dan ICF merupakan bagian dari sembilan agenda strategis yang berlangsung selama kongres. Beberapa di antaranya meliputi Prime CPI yang diikuti 295 peserta dari 17 kampus, International Cooperation Forum oleh 36 PTMA, serta konferensi utama IECON dengan 198 peserta. Puncak acara akan ditandai dengan Kongres Nasional II AFEB PTMA yang dihadiri lebih dari 200 delegasi.
“Setiap agenda difokuskan pada kolaborasi riset, penguatan jejaring, serta pengembangan kapasitas dosen. Ini sejalan dengan visi FEB Unismuh Makassar sebagai pusat pengembangan ekonomi digital di kawasan Timur Indonesia,” terangnya.
Dengan mengusung tema The Future of Technopreneurship: Sustainable Innovation for the Digital Economy, IECON 2025 sekaligus menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat global.
