Yogyakarta, 18 Juli 2024 – Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AFEB PTMA) terus melangkah maju dalam mewujudkan visinya untuk mendorong keunggulan perguruan tinggi Muhammadiyah di kancah nasional dan internasional. Puncak komitmen ini akan ditunjukkan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AFEB PTMA, yang akan diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gresik.
Rakernas tahun ini akan menjadi momen bersejarah dengan kehadiran Management Science University (MSU) Malaysia, universitas ternama yang menempati peringkat 600 QS World Ranking, sebagai mitra strategis dalam memajukan pendidikan tinggi Muhammadiyah.
46 Rektor Siap Bersinergi
Acara puncak kolaborasi ini adalah “International Collaboration Forum”, yang akan dihadiri oleh 46 Rektor PTMA di lingkungan AFEB PTMA. Forum ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota AFEB untuk merangkul peluang emas dalam meningkatkan kualitas dan daya saing, mengantarkan mereka menuju prestasi yang lebih gemilang di masa depan.
Kerjasama Strategis Menuju Prestasi Global
Melalui kerjasama strategis ini, PTMA anggota AFEB akan mendapatkan akses istimewa ke berbagai program unggulan MSU, termasuk program joint degree. Prof. Rizal Yaya, Ketua AFEB PTMA, mengungkapkan keyakinannya, “AFEB berkomitmen untuk mendukung anggota dalam meraih prestasi internasional. Kolaborasi ini bukan sekadar mimpi, tapi realitas yang akan diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kerjasama (MoA) antara 46 Perguruan Tinggi Muhammadiyah di lingkungan AFEB PTMA dan MSU.”
MoA: Jembatan Menuju Keunggulan
Puncak acara International Collaboration Forum akan diwarnai dengan penandatanganan MoA yang mendukung terwujudnya kerjasama strategis ini. Kehadiran President MSU, dua Dekan, dan Kepala Lembaga Kerjasama MSU semakin menegaskan komitmen kuat kedua belah pihak untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan.
“AFEB berdedikasi untuk membantu anggota asosiasi mencapai keunggulan dan daya saing internasional,” tegas Prof. Rizal. “Tahun lalu, melalui Rakernas di UMSB Padang, kami menghadirkan Dekan FBE Universiti Malaya. Hasilnya luar biasa! Semua kampus yang hadir mendapatkan berita acara benchmarking dengan FBE Universiti Malaya dan 4 FEB PTMA unggulan, serta MoA dengan KNEKS. Dokumen-dokumen tersebut menjadi katalisator bagi beberapa PTMA, seperti Umsida, UM Jember, UM Palopo, dan UM Jakarta, untuk meningkatkan kualitas prodi dan meraih akreditasi unggul.”
Program Joint Degree: Peluang Emas untuk PTMA
Kolaborasi AFEB dengan MSU juga menjajaki kemungkinan program joint degree, sebuah peluang emas bagi PTMA kecil yang memiliki sumber daya terbatas. “Program joint degree membuka jalan bagi mahasiswa untuk mendapatkan gelar ganda dari PTMA dan MSU,” jelas Prof. Rizal.
AFEB telah melakukan diskusi intensif dengan MSU untuk menyusun draft program joint degree yang setara dan memenuhi ketentuan Dikti. “Alhamdulillah, sudah ada 46 kampus yang siap menandatangani MoA dan mengikuti program ini,” ungkap Prof. Rizal.
Menuju Perguruan Tinggi Swasta Unggul
AFEB berkomitmen untuk menjadikan FEB anggota AFEB PTMA sebagai Perguruan Tinggi Swasta terbaik di daerah masing-masing, bahkan bersaing di tingkat nasional. “Kami bersyukur para Rektor menyambut baik inisiatif ini dan siap untuk berkolaborasi,” tambah Prof. Rizal.
International Collaboration Forum dengan MSU merupakan langkah nyata komitmen AFEB PTMA untuk mendorong anggotanya menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing di kancah internasional. Semoga kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dan melahirkan para alumni yang siap bersaing di era global.
